Antisipasi Corona, 18 Desa se Kecamatan Trucuk Dilakukan Penyemprotan Massal Desinfektan

KLATEN, KABAREPIYE.COM – Dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19, Camat Trucuk, Klaten, Bambang Haryoko SSos MM bersama Kapolsek Trucuk AKP Nurwadi melakukan rapat koordinasi bersama 18 orang Kepala Desa, Kepala KUA, Kepala Puskesmas, Korwil Bidang Pendidikan, relawan dan elemen lainnya di aula Kecamatan Trucuk, Sabtu pagi, 21 Maret 2020.

Dalam pengarahannya, Bambang mengajak semua elemen di wilayah Kecamatan Trucuk bisa andil dalam melakukan upaya pencegahan dan antisipasi penyebaran virus yang berbahaya ini. Ada beberapa arahan yang disampaikan, antara lain Kades bersama perangkat desa, tokoh masyarakat dan relawan, bersama-sama mengajak warga setempat untuk gerakan penyemprotan desinfektan di balai desa, masjid, rumah dan titik lainnya.

Masyarakat juga diminta tetap mengikuti standard operation procedure (SOP) ketika melakukan penyemprotan desinfektan, sebab cairan itu berbahaya jika dihirup tubuh dan harus menggunakan pakaian yang aman. Termasuk pula menggunakan sepatu boat, sarung tangan, masker dan SOP lainnya.

Kepala Puskesmas Trucuk I dr Y Sukardjo MKes berikan pengarahan dan motivasi.

Untuk masker, jelas Bambang, saat ini memang sangat susah mendapatkannya, seperti barang yang langka. Sebab ketika semua orang sangat membutuhkan masker, otomatis masker yang dijual di swalayan atau toko juga habis dibeli warga. Warga melakukan aksi borong masker dan hal ini memang kenyataan.

“Untuk penyemprotan tetap gunakan masker, bisa memakai kain slayer kain atau masker lainnya. Untuk rencana penyemprotan massal di 18 desa se Kecamatan Trucuk ini akan serentak dilakukan Senin pagi (23/3/2020) dengan apel terlebih dulu di halaman Kecamatan Trucuk untuk pengecekan,” ujar Bambang.

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Hj Kadarwati SH MH juga hadir dalam kegiatan rakor ini. Dan dalam pengarahannya, elemen masyarakat diharapkan ikut berperan dalam bersama-sama dan bersatu menyelamatkan warga dari bahaya penyebaran virus Corona ini. Dengan kerjasama dan gotong royong, permasalahan di negeri ini akan bisa teratasi.

Kadarwati mengaku mendapat tugas dari Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Tengah untuk terjun ke bawah dengan mengajak masyarakat tetap waspada, tidak panik, tetap ikhtiar atau berusaha dan memperbanyak doa kepada Allah SWT agar semua ujian atau musibah ini bisa berlalu.

Para Kades, relawan dan elemen lainnya hadir dalam rakor antisipasi virus Corona.

“Dengan kerjasama, gotong royong, saling membantu atau tolong menolong dalam mengatasi masalah ini, insya Allah upaya pencegahan penyebaran virus Corona ini bisa teratasi. Warga juga kita pesan jangan panik, jangan cemas, dan tetap melaksanakan anjuran pemerintah. Lockdown memang upaya bagus, jangan keluar rumah kalau memang tidak penting. Tetap waspada, pakai masker jika keluar rumah, cuci tangan pakai sabun sesering mungkin, dan batasi dalam bergaul sembarangan,” pesan Kadarwati.

Usai Camat Bambang memberikan pengarahan, Kepala Puskesmas Trucuk I dr Y Sukardjo MKes memberikan inforasi seputar penyebaran virus Corona dan memberikan motivasi kepada peserta rakor yang hadir di aula Kecamatan Trucuk ini. Selama ini memang belum ada obat khusus virus Corona, namun upaya pencegahan bisa dilakukan, antara lain dengan meningkatkan kekebalan atau daya imune tubuh, sterilisasi rumah, kantor atau lokasi urgens dengan penyemprotan desinfektan, cuci tangan pakai sabun, gunakan hand sanitizer, dan upaya lainnya. (Abdul Hakim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *