Apotek Sidowayah Farma Klaten Layani Sepenuh Hati, Harga Obat-obatannya Terjangkau..!!

KLATEN (kabarepiye.com) – Apotek Sidowayah Farma yang merupakan salah satu unit usaha Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Klaten milik Pemkab Klaten, terus berkiprah dalam perannya mewujudkan masyarakat Klaten yang sehat dengan penyediaan kebutuhan obat-obatan keluarga.

Adanya anggapan sebagian masyarakat terkait harga-harga obat yang tinggi di Apotek Sidowayah Farma ini, disanggah Direktur Utama Perusda Aneka Usaha Klaten, H Sukardi SE MSi. Saat ditemui wartawan di apotek ini, Kamis siang, 25 Januari 2018, Sukardi merasa harga obat-obatan di apotek ini tidak mahal dan terjangkau.

Kalau tidak percaya, masyarakat bisa singgah langsung untuk datang membandingkan dan membuktikannya. Setiap hari, puluhan warga Klaten singgah di apotek yang berada di tengah kota atau pojok Alun-alun Klaten. Tidak hanya obat-obatan, tapi juga menyediakan madu, susu ibu dan anak, dan lainnya.

“Jadi tidak benar jika anggapan sebagian masyarakat tentang harga obat-obatan di sini (Apotek Sidowayah Farma) mahal. Biasalah dalam bisnis, kalau tidak percaya bisa dibuktikan datang langsung ke apotek ini. Saat ini persaingan usaha semakin kompetitif, dan kami tetap meningkatkan pelayanan sepenuh hati,” ujar Sukardi yang juga pakar manajemen ekonomi dan dosen UII Yogyakarta.

Suasana apotek yang asri, nyaman dan luas menjadikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang singgah.

Jargon pelayanan sepenuh hati ini, dimantapkan selalu oleh manajemen dalam setiap agenda motivasi setiap bulan sekali dalam pengajian karyawan jumat pertama. Untuk tiap harinya, apotek ini buka dari pukul 07.00-21.00 WIB. Selain pelayanan apotek, juga ada pelayanan dokter umum, dokter spesialis syaraf, THT, kandungan, gigi, serta dokter spesialis ibu dan anak.

Hal senada dikatakan Sri Sadono, bagian Umum dan Personalia Perusda Aneka Usaha Klaten, bahwa persaingan usaha, khususnya apotek semakin marak. Namun demikian, manajemen tetap memajukan apotek ini dengan menggiatkan promosi, bakti sosial, pengobatan gratis dengan memanfaatkan Car Free Day (CFD) dan lainnya.

“Apotek ini berdiri sejak tahun 1952 dan sesuai jargon kami, yaitu melayani sepenuh hati, semoga niat kami dalam mewujudkan masyarakat Klaten yang sehat bisa tercapai. Hadirnya apotek ini merupakan ikhtiar Pemkab Klaten di bidang kesehatan, maka setidaknya abdi negara atau keluarga besar organisasi perangkat daerah (OPD) di Klaten turut membesarkan apotek ini,” jelas Sri Sadono. (hakim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *