Dra. Sri Harnani: Bayar Pajak Kendaraan Saat Pandemi Covid-19, Gunakan Aplikasi Android SAKPOLE 

KLATEN, KABAREPIYE.com – Kepedulian sesama sangat diajarkan dalam agama Islam, termasuk mengisi kegiatan selama bulan suci ramadhan 1441 H ini dengan menebarkan kebajikan atau kemanfaatan bagi masyarakat. Dengan bersedekah, akan menjadi sosok pribadi muslim yang tangguh dalam mengisi pembangunan ini.

Hal ini dikatakan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Klaten Ny Endang Sugeng kepada wartawan di sela-sela pemberian paket sembako kepada tukang becak dan warga miskin di halaman kantor UPPD Kabupaten Klaten, Selasa pagi (12/5/2020).

“Kita telah siapkan sekitar 150 paket sembako yang kita berikan kepada tukang becak dan warga miskin yang ada di sekitar kantor UPPD Kabupaten Klaten ini. Intinya kita ingin berbagi rejeki, membantu warga yang memang sangat membutuhkan akibat terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19,” ungkap Ny Endang Sugeng.

Dra. Sri Harnani serahkan paket sembako kepada tukang becak.

Sejumlah anggota DWP UPPD Kabupaten Klaten juga hadir dalam acara yang ditandai simbolik dengan penyerahan paket sembako oleh Kepala UPPD Kabupaten Klaten Dra Sri Harnani didampingi Ny Endang Sugeng dan Kasubag TU UPPD Kabupaten Klaten Dra Diah Sri Marwati MH

Kepada wartawan, Sri Harnani mengatakan, kegiatan yang dikemas pengurus DWP UPPD Kabupaten Klaten ini sangat tepat dan bermanfaat. Langkah pemberian paket sembako ini bisa meringankan beban warga yang terdampak Covid-19. Paket sembako ini berupa beras, gula pasir, minyak goreng, roti, dan mie instan. Sri Harnani mengucapkann terima kasih atas kerja keras dan giat positif DWP UPPD Kabupaten Klaten dalam bentuk tanggap darurat ini.

Terkait situasi Covid-19, kantor pelayanan UPPD dan Samsat Klaten membatasi jam kerja atau jam pelayanan. Biasanya saat normal tidak ada bencana, antara pukul 08.00-15.00 WIB. Karena sedang Covid-19, untuk Senin-Kamis pelayanan sampai pukul 12.30 WIB, Jumat sampai 11.00 WIB dan Sabtu sampai pukul 11.30 WIB.

“Karena ada Covid-19 ini, pelayanan dikurangi. Karena Klaten ini juga merah, maka pelayanan di Kecamatan dihentikan sementara dan semua dipusatkan di layanan Induk Samsat Klaten. Untuk menghindari berkerumun, maka UPPD Kabupaten Klaten juga menerapkan bayar lewat online dengan aplikasi SAKPOLE. Langkah ini sebagai bentuk pengura-ngan wajib pajak berkerumun, nggak usah antre dan bisa dibayar lewat aplikasi ini pakai Hp Adroid,” ujar Sri Harnani.

Kepala UPPD Kabupaten Klaten Dra Sri Harnani didampingi Ketua DWP UUPD Kab. Klaten Ny Endang Sugeng dan pengurusnya.

Para wajib pajak tetep bisa membayar pajak dan bayar lewat aplikasi SAKPOLE ini, dan program aplikasi ini se Jawa Tengah. Langkah solusi bagus di tengah pandemi Covid-19 dan kalau ingin pengesahan setelah bayar pakai aplikasi SAKPOLE ini bisa ditolerir sampai satu bulan atau 30 hari dengan datang langsung ke kantor.

Saat ini, jumlah PNS yang mengabdi di UPPD Kabupaten Klaten ada 21 orang, tenaga harian lepas (THL) ada 6 orang dan tenaga teknik 3 orang. Untuk gebrakan wajib pajak rutin bayar pajak dengan berbagai hadiah, karena sedang bencana Covid-19, maka hadiah ditiadakan dan dialihkan untuk kegiatan bantuan pandemi Covid-19. Namun demikian, Sri Harnani berpesan para wajib pajak kendaraan tepat waktu bayarnya. (Abdul Hakim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *