Enny Widyastuti Berdayakan Perempuan Geluti Catering Margo Eco di Teloyo Klaten

KLATEN, KABAREPIYE.COM – Di era milenial ini, peran atau kiprah perempuan sudah menjadi hal lumrah atau tidak tabu lagi di sejumlah bidang. Perempuan bisa bekerja sebagai kepala desa, camat, bupati, menteri bahkan presiden. Perempuan juga hebat sebagai pendulang dolar dengan bekerja di luar negeri atau mancanegara.

Realita yang ada, ribuan pabrik/perusahaan di negeri ini juga membutuhkan sosok pekerja perempuan. Seperti pabrik tenun, pabrik rokok, garmen dan pabrik lainnya. Di perkantoran juga sama, perempuan seringkali menjadi pemegang kebijakan kemajuan perusahaan.

Kenyataan ini, membuat semangat atau motivasi Ibu Enny Widyastuti SPd bersama suaminya Soedarto SPd MM menggeluti usaha catering. Meskipun saat perintisan pendirian catering tahun 2000 masih mengajar sebagai guru di SMPN 1 Juwiring, ibunda 3 putra ini mengaku enjoy saja dan keluarga juga sangat mendukung.

Emak-emak sangat senang jadi juru masak di catering Margo Eco Teloyo ini.

“Awalnya kami memang coba-coba merintis usaha catering, saat itu adik saya mau menikah dan kami yang memasak untuk keperluan pernikahannya. Dan lama-kelamaan, banyak yang cocok dan karyawan juga kompak dalam usaha catering ini. Akhirnya lanjut sampai sekarang ini,” ungkap Ibu Enny.

Lokasi usahanya sangat mudah dijangkau, tepatnya dari pertigaan bangjo Pakis menuju arah Daleman km 5, Desa Teloyo, Kecamatan Wonosari, Klaten. Usahanya diberi nama Catering Margo Eco dan warga di sekitar Teloyo dipastikan sudah tahu, sebab banyak warga setempat yang bekerja sebagai juru masak dan tenaga sinoman.

Saat ada pesanan besar, juru masak bisa sampai 40-50 orang dan saat tugas sinoman dalam acara resepsi pernikahan bisa mencapai 100-200-an orang. Semangat kerja keras dan melayani pemesan sepuasnya, menjadi modal utama dalam setiap langkah. Usaha cateringnya ini memang sudah dikenal masyarakat dan siap all out melayani semua pesanan lapisan masyarakat.

Usaha catering Margo Eco Teloyo berdayakan perempuan dalam bekerja.

“Pokoknya pemesan bagi kami adalah raja, maka siapapun yang pesan catering kami, insya Allah kami akan melayani sepuasnya. Pelayanan terbaik menjadi tekad kami dalam memberikan kepuasan bagi pemesan. Kami tak hanya melayani pemesanan acara mantenan, resepsi pernikahan atau acara hajatan warga di Klaten, kami juga masuk Yogyakarta, Boyolali, Solo, Sukoharjo dan kota lainnya,” jelas Enny yang sudah purna tugas mengajar di SMPN 1 Juwiring.

Dari pernikahannya dengan Soedarto (purna tugas guru SMAN 1 Wonosari dan mantan Kades Teloyo), Enny yang dikenal pekerja keras ini dikaruniai 3 putra, yaitu Dony Agung Novianto SE, Fajar Arista SE, dan Deny Gustavianto SE. Karyawannya yang sedang memasak juga ikut semangat saat ditemui wartawan.

Awak media berhasil menemuinya di dapur masak catering ini, Sabtu sore (8/2/2020) didampingi putra sulungnya Dony. Kisah perjuangannya menggeluti usaha catering Margo Eco patut dicontoh dan semangat pemberdayaan perempuan sangat tinggi. Margo Eco, katanya, siap melayani yang terbaik kepada masyarakat tanpa tebang pilih, sebab pemesan itu bagaikan raja yang harus dilayani dengan baik.

Selalu disyukuri, para pekerja perempuan bekerja di catering Margo Eco Teloyo.

Donny selaku putra Enny, sangat mendukung semangat ibunya menekuni usaha catering ini. Meskipun awalnya memang berat, atas dukungan keluarga dan kepercayaan masyarakat, catering Margo Eco semakin dikenal masyarakat. Seiring berjalannya waktu, pemesan catering, baik untuk acara hajatan mantenan, syukuran keluarga, acara pengajian, atau pesanan lainnya, tak hanya dari Klaten saja. Pemesan dari Solo, Sukoharjo, Yogyakarta, Boyolali dan daerah lainnya juga banyak, sehingga memotivasi usaha ini semakin bagus dalam pelayanan.

“Ibu saya ini memang pekerja keras, siapapun dilayani kalau memang memesan catering Margo Eco. Memang benar, pemesan bagaikan raja, pemesan catering tetap dilayani sepenuh hati dan dalam perjalanannya mengalir saja. Alhamdulillah, sampai saat ini masih eksis berkembang dan pelayanan prima diutamakan,” kesan Donny.  (Abdul Hakim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *