Kapolres Klaten Faizal Bangga, Bu Lastari Kini Tak Tinggal di Gubug Gedheg Lagi

KLATEN – Betapa bahagia hati Kapolres Klaten AKBP Faizal SIK MH bersama istrinya Ny Ratih Faizal yang telah meresmikan rumah baru bagi Ibu Lastari (50 th), warga tuna netra dari Dukuh Dolon, Desa Paseban, Kecamtaan Bayat, Klaten, Jumat siang (9/9).

Selama puluhan tahun, Ibu Lastari tinggal di rumah kecil ukuran 3×4 meter dengan dinding gedheg, dan atas kerja keras jajaran Polres Klaten, serta dana gotongroyong anggota, termasuk anggota Polwan Polres Klaten, ┬áBu Lastari telah terlihat bagus dengan ukuran 4×6 meter dengan fasilitas yang layak sebagai sebuah rumah yang nyaman.

Sejumlah pejabat ikut menyaksikan acara ini, antara lain Camat Bayat Edy Purnomo SE, Waka Polres Klaten Kompol Hendri Yulianto SIK MH, Danramil Bayat Kapten CZI Rusmani, jajaran Kapolsek se Kabupaten Klaten, jajaran Polwan Polres Klaten, dan elemen Polres Klaten lainnya.

Sebelum Kapolres Klaten tiba di lokasi, ratusan anggota Polres dan warga masyarakat yang hadir, dihibur orgen tunggal pimpinan Gesang dari Cawas. Ibu Lastari dengan mengenakan baju baru, tampah wajahnya gembira setelah ditemui Ketua Bhayangkari Polres Klaten Ny Ratih.

dolon2Dengan nada merendah, Lastari yang tuna netra ini mengaku sangat bangga hati dan berharap, program bedah rumah atau bikinkan rumah bagi warga miskin, rumah gedheg tetap dijadikan agenda rutin Polres Klaten.

“Terima Pak Kapolres, Ibu Kapolres, dan semua saja yang turut membantu. Semoga tetap diberikan kemudahan dan segala yang menjadi hajat Bapak Kapolres Klaten diridloi Allah SWT. Kami sekarang senang, sudah punya rumah bagus, kamar mandi bagus, tempat tidurnya juga bagus. Ini bagi saya seperti mimpi,” ujar Lastari kepada wartawan.

Rangkaian acara peresmian rumah Bu Lastari ini, juga ada pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan oleh Kapolres Faizal didampingi istrinya, Ny Ratih, yang diserahkan kepada anggota Polwan Polres Klaten termuda yang lahir 28 Oktober 2016 mendatang atas nama Bripda Brigita (anggota Polwan Polsek Ceper).

Juga ada penyerahan nasi tumpeng buat Ibu Lastari yang diserahkan oleh Ny Ratih Faizal sebagai tanda diresmikannya rumah baru ini. Dan tak kalah gayeng lagi, Bripda Dian (Lantas Polres) yang saat itu sedang berulangtahun, langsung disiram air aqua oleh teman-temannya sesama Polwan yang dipandu AKP Nanik Suryani.

Acara ini seakan menjadi catatan terindah dalam merayakan Hari Polwan yang sebenarnya jatuh tanggal 1 September 2016 lalu. Karena saat itu belum selesai proses bedah rumah Bu Lastari, maka baru bisa dilaksanakan tanggal 9 September 2016.

Tiap dua hari sekali, jelas Camat Bayat Edy Purnomo, Kapolres Faizal ternyata sering datang dan turut membantu pembangunan rumah Bu Lastari ini. Tukang bangunan juga merasa rikuh, namun tak membuat pantang menyerah tukang bangunan untuk segera merampungkan pembangunan ini.

“Tentunya rumah tak layak huni di Bayat ini masih banyak, ada kisaran dua ribuan dan program Polres Klaten dengan menggalang dana membantu meringankan beban warga dengan merehab rumah atau bangun rumah, kita harapkan tetap dilanjutkan,” jelas Camat Edy.

dolon3Ustadz Mawardi dari Dolon yang berkesempatan menyampaikan siraman ruhani, mengucapkan terima kasih atas jerihpayah dan kepedulian jajaran Polres Klaten dengan membantu membangun rumah bagi warga miskin ini.

Katanya, program ini bukan program rehab rumah, akan tetapi bangun rumah. Diharapkan, apa yang tela menjadi program Kapolres Kalten dan jajaran dengan membuatkan rumah bagi Ibu Lastari ini, benar-benar dicatat dan termasuk amal kebaikan yang diridloi Allah SWT.

“Selama 5 hari 5 malam, pembangunan rumah Bu Lastari ini bisa diselesaikan, dan niat Kapolres bersama jajaran dalam program ini bisa semakin memantapkan kebersamaan antara Polres dengan rakyat, sehingga era saat ini kita tak perlu takut dengan sosok polisi. Sebab zaman dulu, jika ada yang nyebut polisi, warga pasti takut,” ujar Mawardi.

Kepada wartawan, Kapolres Klaten Faizal mengharapkan, segenap jajaran Polres Klaten tetap menancapkan rasa kepedulian kepada sesama dan dengan dibangunnya rumah buat Ibu Lastari ini menjadi tonggak awal jajaran Polres Klaten lebih memaknai akan arti hidup yang memang harus saling berbagi sesama.

Ke depan, Polres Klaten tentunya akan melanjutkan dengan program-program yang menarik, seperti rencana ulang tahun Bhayangkari. Saat ini sedang dipikirkan agenda unik dan menarik guna menyambut acara ulang tahun hari Bhayangkari.

“Apakah juga akan kita bikinkan rumah buat warga, atau kita buatkan rumah yang terbaik bagi istri anggota Polres. Oh ya, saat ini sedang ada upaya mencari lahan untuk membuat perumahan bagi anggota dan semoga nantinya bisa semakin menambah semangat pengabdian anggota di dalam melayani masyarakat,” harap Faizal. (ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *