Meskipun Diguyur Hujan, Pentas Wayang Kulit di Desa Karanglo Klaten Selatan Tetap Gayeng

KLATEN, KABAREPIYE.COM – Meskipun pentas wayang kulit diwarnai hujan gerimis mengguyur lapangan Desa Karanglo, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, ratusan warga tetap hadir dan antusias menyaksikan penampilan dalang Ki Mulyono Purwo Wijoyo, Jumat malam (10/1/2020).

Dalam pentas wayang kulit yang diprakarsai atau diagendakan pengurus Dewan Kesenian Kabupaten Klaten, mengambil lakon Wahyu Sri Mulya Sejati dengan didukung 6 pesinden dari Klaten, Boyolali dan Gunungkidul. Ada sinden Umi, Dwi, Nina, Sinta, dan Sriyati. Penampilan pelawak Gareng Palur dan Eva “Kenthirwati” Natalia juga membuat suasana gayeng.

Kepala Desa Karanglo Cosmas Widodo mengatakan, persiapan mengadakan pentas wayang kulit ini sangat cepat. Pemberitahuan dari pengurus Dewan Kesenian Klaten adanya gelaran wayang kulit ini disampaikan saat Sambang Warga Bupati Klaten Hj Sri Mulyani di balai Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, Rabu siang (8/1/2020).

Camat Klaten Selatan Joko Hendrawan dampingi Ketua Harian Dewan Kesenian Klaten FX Setyawan saksikan pentas wayang kulit ini.

“Jadi pentas wayang kulit ini merupakan agenda Dewan Kesenian Kabupaten Klaten dan untuk lokasinya berada di 26 kecamatan se Kabupaten Klaten. Kebetulan Desa Karanglo ini menjadi lokasi digelarnya rangkaian pentas wayang kulit wilayah Kecamatan Klaten Selatan dan sekaligus menjadi pembuka gelaran wayang kulit tahun 2020,” jelas Kades Cosmas Widodo.

Hal ini dibenarkan Camat Joko Hendrawan SH MM, bahwa agenda ini merupakan program nguri-nguri kabudayan yang digelorakan pengurus Dewan Kesenian. Saat pentas wayang kulit ini, sejumlah pengurus Dewan Kesenian Klaten dan sejumlah dalang Klaten hadir. Meskipun cuaca kurang bagus, sejak siang sampai malam hujan mengguyur, tidak membuat panitia dan warga ciut nyalinya.

Dengan segala persiapan serba mendadak, segenap perangkat desa Karanglo tetap bisa mengkondisikan dan membuat kegiatan pembukaan pentas wayang kulit di 26 Kecamatan se Klaten ini bisa berjalan menarik. Kata Joko Hendrawan, penampilan Gareng dan Eva “Kenthirwati” Natalia membuat ratusan penonton terhibur.

Kades Karanglo Cosmas Widodo bersama perangkat desa sukseskan wayang kulit ini.

Tampak tertawa terpingkal-pingkal Camat Joko, Kapolsek Kota AKP Suyadi, Ketua Harian Dewan Kesenian Klaten FX Setyawan, Ketua TP PKK Kecamatan Klaten Selatan Ny Nindyarini Budiwardhani Joko, Ketua TP PKK Desa Ny Endang Cosmas, Paguyuban Kades/Lurah se Klaten Selatan, dalang Ki Tomo Pandoyo, dalang Ki Gandung Sunarno, dan tamu undangan lainnya.

“Alhamdulillah, dengan waktu yang singkat persiapannya, Kades Karanglo bersama perangkat desa bisa menyelenggarakan acara pentas wayang kulit yang program ini merupakan agendanya pengurus Dewan Kesenian Klaten. Luar biasa antusias warga Karanglo dan sekitarnya, meskipun hujan, banyak yang hadir menyaksikan. Semoga agenda Dewan Kesenian Kabupaten Klaten dalam ngurupke, nguripke dan ngirapke kabudayan di Klaten berjalan sukses dan menghibur masyarakat,” jelas Camat Joko.

Dalang Ki Mulyono sendiri yang baru tiba dari Banjarmasin Jumat petang (10/1) sekitar pukul 18.00 WIB di Bandara Adi Sumarmo Solo, langsung persiapan menuju lokasi pentas wayang kulit di Karanglo ini. Meskipun capek perjalanan jauh dinas di Banjarmasin, Ki Mulyono tetap enjoy saja dan menikmati tugasnya sebagai dalang.

Ketua TP PKK Kecamatan Klaten Ny Nindyarini Joko bersama Ketua TP PKK Desa Karanglo Ny Endang Cosmas sama-sama gemar nonton wayang kulit.

Ki Mulyono yang juga Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kabupaten Klaten mengaku siap mendukung program Dewan Kesenian. Termasuk pentas wayang kulit selama tahun 2020 di Klaten tercinta, PEPADI Klaten akan selalu siap menyukseskannya. Menurut Mulyono, wayang kulit itu bisa menjadi tontonan dan tuntunan.

“Di Klaten ini ada rutinitas wayang kulit tiap malam Jumat pon di Pandanan, Soropaten, Karanganom. Juga setiap malam Sabtu pahing di Joglo Tumiyono di Ngerangan, Bayat. Pentas wayang kulit di tiap kecamatan dan masih banyak lagi agenda pentas wayang kulit di Klaten lainnya. Semoga wayang kulit ini benar-benar bisa menjadi tontonan dan tuntunan, bisa menjadi media dalam menyampaikan informasi Pemkab Klaten,” tutur Ki Mulyono. (Abdul Hakim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *