Peduli Covid-19, Dandim dan Kapolres Klaten Didukung Relawan Dirikan Posko Bencana

KLATEN, KABAREPIYE.COM – Kondisi pandemi atau penyebaran virus Corona alias Covid-19 di wilayah Klaten memang masih nihil atau 0 yang terpapar atau positif virus Corona. Namun demikian kewaspadaan dan segala antisipasi dilakukan Forkompinda Klaten bersama jajarannya.

Dari data yang ada, per Jumat siang, 27 Maret 2020, tercatat terdapat penambahan orang dalam pantauan (ODP) di Klaten ada 170 orang yang akhirnya jumlah ODP totalnya ada 800 orang. Dikabarkan ada 17 orang yang sembuh atau sehat. Kemudian pasien dalam pengawasan (ODP) ada penambahan 6 orang dengan total ODP se Klaten ada 11 orang.

Terkait perkembangan yang ada seputar informasi pandemi Covid-19 yang dipandang belom menyenangkan atau kabar baik di berbagai daerah skala Nasional, Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso SIP bersama Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo SIK MIK serta relawan Klaten, membuat Posko Bencana Covid-19 di Mako Kodim 0723/Klaten, Jumat siang, 27 Maret 2020.

“Posko Bencana Covid-19 ini merupakan kegiatan sosial dalam rangka pencegahan bencana Nasional non alam Covid-19 Kodim 0723 /Klaten, Polres Klaten bersama relawan Klaten. Langkahnya untuk memberikan perhatian khusus terhadap masyarakat yang ODP maupun masyarakat miskin akibat kegiatan pencegahan Covid-19 ini dengan dibatasinya kegiatan masyarakat Klaten dengan stay at home,” jelas Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso.

Diungkapkan pula, Posko Bencana ini didirikan untuk masyaraat pyurr, tanpa ada kepentingan politik apapun. Adanya bencana Covid-19 ini, mengakibatkan kondisi ekonomi masyarakat kecil sangat terpukul dan berdampak pada susahnya rakyat memenuhi kebutuhannya. Salah satu tujuan posko ini didirikan tiada lain sebagai rasa empaty dengan menghidupkan semangat bergotong-royong, peduli sesama masyarakat Klaten dengan saling membantu, akibat dari bencana non alam ini.

Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso SIP bersama anggota dan relawan di Posko Bencana.

Dandim Minarso menambahkan, untuk sasarannya masyarakat yang memang betul-betul terkena ODP yang tidak mampu dan masyarakat miskin akibat dampak kegiatan pencegahan bencana covid 19. Kalau masyarakat Klaten yang masuk katagori ODP yang diwajibkan stay at home, dilarang keluar rumah, pemulihan kesehatan mandiri, tidak bisa bekerja, tentu sangat membutuhkan uluran tangan.

“Nah, kita terpanggil bersama Bapak Kapolres Klaten serta para relawan Klaten, membuat posko bencana program sosial ini, sebagai jembatan membantu mereka yang terdampak bencana non alam ini. Wabah Corona ini tak bisa dianggap remeh, semua harus saling menjaga, mengawasi dan ikut menciptakan situasi seperti anjuran pemerintah,” ujar Minarso yang asli dari Pati ini.

Sementara itu, Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo juga mengajak kepada masyarakat untuk stay at home, kalau keluar rumah tetap kenakan masker, secara intens cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, jangan berkerumun atau bergerombol, makan bergizi, olahraga senam di pagi hari sekitar jam 09.00-10.00 WIB, dan lainnya.

Kapolres bersama Dandim akan selalu monitor wilayah Klaten terkait anjuran pemerintah kepada warga masyarakat untuk tidak berkerumun atau tidak bergerombol. Anak-anak sekolah meskipun belajar di rumah, juga tidak boleh berkeliaran keluar rumah untuk bermain-main, semisal playstation, jalan-jalan di keramaian, atau kegiatan lainnya.

“Saya bersama Pak Dandim ini bukan asli Klaten, tapi kita sangat peduli dengan Klaten dalam mengantisipasi bencana non alam pandemi Covid-19 ini.  Masyarakat kita minta patuhi anjuran pemerintah untuk stay at home, tidak berkerumun, social distancing. Untuk posko bencana ini, kita peduli kepada warga yang ODP yang melakukan isolasi mandiri tak boleh keluar rumah, apalagi bekerja. Kita juga mengharapkan segenap rumah sakit di Klaten harus siap melayani warga dalam masalah Covid-19 ini,” pesan Kapolres Wiyono. (Abdul Hakim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *