Pelayanan Publik di Klaten Tak Memuaskan, Klik Matur Ibu..!!

KLATEN – Akhirnya layanan pengaduan dengan nama ‘Matur Ibu’ itu secara resmi diluncurkan setelah selesainya acara peringatan Hari Jadi Klaten Ke-212 yang dihadiri jajaran Muspida, SKPD, Kepala Desa, dan unsur lainnya di Alun-alun Klaten, Kamis siang (28/7).

Layanan pengaduan ini, menurut Bupati Klaten Hj Sri Hartini SE, untuk menerima keluhan, aspirasi dari masyarakat. Harapannya pelayanan publik di Klaten menjadi semakin baik. “Kalau SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) ada apa-apa, matur ibu. Pelayanan publik tak memuaskan, matur ibu,” ucap Hj Sri Hartini saat ditanya wartawan.

Puluhan awak media ikut mengabadikan momen ini dan jajaran SKPD Klaten juga berupaya memberikan dukungan tentang layanan informasi online ‘Matur Ibu’ ini. Bupati Hj Sri Hartini berharap, layanan ‘Matur Ibu’ diharapkan sukses, dan tentunya petugas operator yang menangani program ini bisa bekerja dengan profesional.

Hal senada juga disampaikan oleh Asisten Administrasi Setda Klaten Sri Winoto SH, bahwa layanan pengaduan Matur Ibu mengadopsi sistem ‘Lapor Gub’ milik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang sudah diluncurkan sejak 2014.

Masyarakat Jawa Tengah pun menanggapi dan mengakses ‘wadul’ ke Gubernur Ganjar Pranowo. Hal ini secara langsung ikut mendukung upaya percepatan pembangunan dan keterbukaan informasi. Kalau ada permasalahan krusial yang ada di lapisan masyarakat, bisa dengan cepat terdeteksi.

Keberadaan ‘Matur Ibu’ lewat website ini, harapannya masyarakat dapat melaporkannya melalui email dan akun Twitter yang dikelola Humas Pemkab Klaten. Masyarakat bisa memanfaatkan ‘Matur Ibu’ ini dengan sebaik-baiknya.

Kata Sri Winoto, layanan Matur Ibu terhubung dalam aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N?) atau LAPOR! yang dikelola oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Selain itu juga terhubung dengan Kantor Staf Presiden RI, sebab era kepemimpinan Presiden Joko Widodo ini era transparansi informasi dan pelayanan publik yang bagus. Masyarakat Klaten bisa mengakses langsung melalui website http://maturibu.klatenkab.go.id.

“Jadi program ini termasuk program nasional, hal ini dilakukan agar masyarakat bisa dengan cepat memberikan pengaduan bila menemukan layanan publik yang kurang baik. Untuk respon tanggapan pengaduan nantinya diusahakan 1×24 jam ke SKPD terkait. Tapi, kalau penyelesainnya seperti jalan rusak, ya tentu butuh waktu,” jelas Sri Winoto yang bertubuh tinggi besar dan berkacamata ini.

Bupati Klaten Hj Sri Hartini didampingi Wakil Bupati Hj Sri Mulyani, Kapolres Klaten AKBP Faizal, Dandim 0723 Klaten Letkol Infantri Bayu Jagat, Ketua DPRD Klaten Agus Riyanto, Kepala Kejaksaan Negeri Klaten Hariadi SH MH, Kepala Pengadilan Negeri Klaten Jamaluddin dan unsur pejabat lainnya, meresmikan ‘Matur Ibu’ di Alun-alun Klaten, Kamis siang (28/7).

Terpisah, Wakil Bupati Klaten Hj Sri Mulyani juga sangat mendukung program ‘Matur Ibu’. Dan salah satu keuntungan adanya program ini, akan memudahkan mengakses informasi dan data persoalan yang tengah dihadapi masyarakat Klaten.

Permasalahan yang ada, jika dilaporkan juga tetap dalam koridor membangun Klaten menuju lebih baik. Tentunya sesuai visi dan misi pembangunan lima tahun ke depan, menuju Klaten yang maju, mandiri dan berdaya saing. Dengan Matur Ibu ini, abdi masyarakat tak bisa sembrono dalam memberikan pelayanan, harus profesional dan semangat pengabdian lebih meningkat.

“Saya kira bagus program ‘Matur Ibu’ ini dan rakyat Klaten harus mendukung program ini agar Klaten semakin maju berkembang. Laporkan informasi atau keluhan layanan publik lewat ‘Matur Ibu’ dengan catatan bisa dipercaya, tidak mengada-ada, dan bisa dipertanggungjawabkan,” pesan Hj Sri Mulyani. (ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *