SMPN 1 Prambanan Dukung “Klaten Kota Bunga Sejuta Warna”

KLATEN – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Prambanan, Klaten yang mempunyai motto “kita harus belajar demi masa depan” terus menggeliat dalam meraih dan mengawal suksesnya prestasi siswa. Baik Kepala Sekolah, guru dan karyawan yang mengabdi di sekolah ini, sangat antusias demi kemajuan sekolah.

Esperanza, demikian SMPN 1 Prambanan bisa disebut, merupakan sekolah unggulan di wilayah Kabupaten Klaten. Letak sekolah juga mudah dijangkau, sebab berada di jalan Solo-Jogya, tepatnya di Desa Sanggrangan, Kecamatan Prambanan, Klaten.

“Esperanza merupakan sekolah unggulan, sekolah pilot project kaitan pelaksanaan kurikulum 2013 yang saat ini sudah meluluskan 2 angkatan. Selain Esperanza, juga ada SMPN 2 Klaten, SMPN 4 klaten, SMPN 2 Wedi, dan SMPN 1 Delanggu yang melaksanakan kurtilas paling awal di Klaten,” ungkap Titin Windiyarsih SPd MPd, Kepala SMPN 1 Prambanan.

Setidaknya ada 63 guru yang mengabdi di Esperanza, kalau guru wiyata baktinya (WB) ada 7 orang, dan karyawannya ada 8 orang dengan jumlah siswa 819 anak. Anak-anak di sekolah ini juga terlihat rajin-rajin dan disiplin dalam belajarnya.

Guru dan karyawannya pun tetap semangat, ikhlas, kerjanya cerdas, kerja ikhlas demi mengawal prestasi generasi penerus bangsa. Titin sendiri mengaku mulai mengabdi di Esperanza sejak 9 Januari 2015 dan banyak kenangan manis yang dirasakan.

Kepala SMPN 1 Prambanan Titin Windiyarsih bersama siswa foto di depan lukisan alam tembok sekolah.

Meskipun keberadaan sekolah ini di jalur rawan bencana, namun semua guru dan karyawan tetap semangat mengabdi. Sekolah ini mempunyai visi “Berbudi Pekerti Luhur, Cerdas, Berkarakter dan Kreatif”, tahun 2006 lalu mengalami keterpurukan. Bangunan roboh terkena bencana gempa bumi.

Dan pada tanggal 7 September 2007 atas dukungan Program Pertamina Peduli, sekolah ini berhasil dibangun dengan megah kembali. Untuk antisipasi bencana, di sejumlah sudut sekolah ini ada tulisan jalur evakuasi yang ditempel di tembok.

Terkait program Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani “Klaten Kota Bunga Sejuta Warna”, Titin bersama guru-karyawan siap mendukungnya dan terlihat di kompleks sekolah ini banyak bunga dan tanaman yang menghijaukan lingkungan sekolah.

“Kalau lingkungan sekolah penuh dengan tanaman maupun bunga, maka hal ini akan membuat aura positif bagi guru, karyawan serta anak-anak dalam belajar. Tanpa adanya bunga, tanaman atau taman, rasanya sekolah jadi gersang, kurang bergairah,” jelasnya. (hakim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *