Peserta Seleksi Perangkat Desa Gaden Trucuk Minta TP2D UAD Hadir dalam Klarifikasi Revisi Nilai Ujian Tertukar

KLATEN (kabarepiye.com) – Informasi di media sosial (Medsos) adanya perubahan ranking seleksi perangkat desa begitu santer, meskipun secara realitas memang ada kesalahan. Banyak facebooker bertanya sebab atau alasan adanya revisi nilai ujian seleksi perangkat Desa Gaden. Setelah dicari beritanya oleh awak media, ternyata ada kesalahan input entry data nilai oleh Tim Penguji Perangkat Desa (TP2D) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta Korcam Trucuk.

Nilai peserta seleksi ada yang tertukar dan hal ini dilakukan klarifikasi kepada TP2D atas temuan Tim Pencalonan Pengangkatan Perangkat Desa (TP3D) Gaden. Ada 33 peserta yang ikut seleksi perangkat desa Gaden dengan formasi posisi 3, yaitu Kaur Keuangan, Kaur Umum dan Perencanaan, dan Kasi Pemerintahan. Mereka telah mengikuti tes teori dengan cara manual dan tes praktek dengan menggunakan laptop.

TP3D Gaden sedang sampaikan hasil revisi nilai ujian perangkat Desa Gaden dari TP2D UAD, Senin malam (30/4/2018). 

Hal demikian dijelaskan Ketua TP3D Gaden, Kristanto Eko Yuwono, kepada awak media yang datang meliput pertemuan di balai desa Gaden, Senin malam (30/4/2018), terkait salah entry data nilai ujian dan telah direvisi oleh TP2D UAD Korcam Trucuk. Dikabarkan, ada 11 peserta yang seleksi formasi kaur keuangan, 12 peserta formasi kaur umum dan perencanaan, dan 10 peserta seleksi kaur pemerintahan.

Kristanto menambahkan, usai diumumkan hasil seleksi di SMKN 1 Trucuk, TP3D menerima berkas hasil dari UAD. Dan TP3D pun balik ke Balai Desa dengan memanggil nama-nama yang meraih rangking tertinggi untuk diberikan ucapkan selamat dan koordinasi selanjutnya.

“Dan TP3D Gaden melihat berkas nilai yang ada dengan mencocokkan hasil tes tertulis dan praktek. Mohon maaf, ternyata kita temukan ada kesalahan entry data nilai pada Kasi Pemerintahan,” ujar Kristanto saat ditemui wartawan usai acara penyampaikan hasil klarifikasi entry nilai yang salah kepada para peserta seleksi di balai desa Gaden, Senin malam (30/4/2018).

Kades Gaden Hj Partinah berharap, warga Gaden tetap jaga kondusifitas dan tetap hadapi dengan kepala dingin.

Pada Kasi Pemerintahan itu, ada temuan salah entry data nilai atas nama Wahyu Setyawan dengan Wahyu Widati. Awalnya Setyawan rangking 4 dan Widati rangking 6, dan salah entry nilainya pada nilai praktek komputer. Untuk nilai tertulis sama seperti berkas hasil penilaian yang diserahkan UAD.

Dan data temuan salah entry ini disampaikan ke TP2D di Kecamatan Trucuk, Senin siang, 30 April 2018. Dan sebenarnya Wahyu Setyawan aslinya mendapatkan nilai 18 pada tes praktek komputer, tapi yang tertera dientry hasil nilai UAD 33. Sedangkan Widati aslinya dalam berkas tes praktek mendapatkan nilai 33, tapi yang dientry oleh tim UAD nilainya 18. Hal ini dipandang tidak benar dan harus diluruskan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang.

TP3D Gaden memandang ini sebuah kesalahan dan harus diklarifikasi kepada TP2D (Tim Penguji Perangkat Desa) dari UAD. Kebetulan TP3D Gaden bertemu dengan Wita Setyaningrum selaku Ketua TP2D Koordinator Kecamatan (Korcam) Trucuk, Camat Trucuk Bambang Haryoko, Sudarna (Koordinator TP3D Kecamatan), Kades Gaden Hj Partinah, dan unsur lainnya di Kecamatan Trucuk.

Kristanto, Ketua TP3D Gaden sedang berikan keterangan temuan seputar entry nilai ujian seleksi perangkat yang tertukar. 

Wita pun membuat surat pernyataan minta maaf atas kesalahan entry data nilai ini setelah dilakukan pengecekan. “Dengan ini menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan input data yang mengakibatkan ranking peserta tidak sesuai,” jelas Wita diungkapkan seperti dalam surat permohonan maafnya.

Dan hasilnya, Wahyu Widati meraih ranking 1 dengan nilai akhir 67, disusul Ariyanto ranking 2 dengan nilai akhir 65,5, dan Wahyu Setyawan menjadi ranking 8 dengan nilai akhir 39,5. Ketiganya juga sudah melihat hasil berkas entry nilai dan hadir saat klarifikasi bertemu TP2D dari UAD.

Dan endingnya, berita acara revisi nilai hasil ujian calon perangkat desa telah mereka tandatangani. Untuk keterbukaan, para peserta diundang di balai desa Gaden, Senin malam (30/4/2018) untuk penyampaikan hasil klarifikasi dan revisi hasil ujian perangkat desa Gaden oleh TP2D UAD ini.

Dalam waktu dekat, TP2D UAD Korcam Trucuk akan hadir dan berikan penjelasan revisi hasil ujian ini ke peserta seleksi perangkat Desa Gaden. Ariyanto bersama peserta seleksi lainnya juga berharap TP2D UAD Korcam Trucuk benar-benar datang dan tidak lepas tangan.

TP2D UAD harus hadir bertemu peserta ujian perangkat Desa Gaden sebagai tanggungjawab moral, karena TP3D Gaden tidak tepat menyampaikan hasil klarifikasi revisi hasil ujian ini. Sejumlah aparat keamanan dari Polsek Trucuk turut hadir monitoring pertemuan TP3D Gaden dengan peserta seleksi perangkat desa ini. (hakim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *