TNI Kodim 0723/Klaten Siap Gelar TMMD di Desa Candirejo Ngawen

KLATEN (kabarepiye.com) – Tampak puluhan anggota TNI Kodim 0723/Klaten sedang kerja bakti membersihkan lapangan Desa Candirejo, Kecamatan Ngawen, Klaten, Senin pagi (9/7/2018). Desa ini merupakan daerah dengan tingkat penduduk miskin tinggi atau masuk zona merah.

Pasiter Kodim 0723/Klaten Kapten Inf Sukatman menyatakan, kerja bakti ini dalam persiapan pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung yang dimulai tanggal 10 Juli sampai 8 Agustus 2018.

Dan agenda TMMD di Desa Candirejo ini rencana akan dibuka langsung oleh Bupati Klaten Hj Sri Mulyani. Turut hadir dalam pembukaan ini, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Eko Setyawan, Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono, Sekda Klaten Jaka Sawaldi, pejabat Eselon II, Paguyuban Camat, dan tamu undangan lainnya.

Anggota TNI Kodim 0723/Klaten sedang potong rumput di lapangan Candirejo.

Program TMMD antara lain potong rumput, pasang umbul-umbul, pasang papan tulisan tema TMMD, pasang tratak tamu undangan dan lainnya. Program TMMD di Candirejo ini ada pemasangan jamban 10 titik, pembangunan rumah tidak layak huni atau RTLH ada 10 titik.

“Juga ada betonisasi jalan kampung Dukuh Karasan sampai Bulan sepanjang 1100 meter lebar 3 meter, tebal 12 cm. Juga ada renovasi musholla Al Amin di Dukuh Kemiri dan desa ini informasinya memang masuk zona merah atau tingkat kemiskinan tinggi,” ujar Sukatman selaku perwira pelaksana giat TMMD.

Tema TMMD Sengkuyung tahun 2018 ini tiada lain “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial”. Salah satu tokoh masyarakat Candirejo, Wakhid Hasyim mengaku senang dengan hadirnya TNI dalam giat TMMD yang sangat diharapkan masyarakat.

Usai kerja bakti, bersama Camat Ngawen Anang Widjatmoko, Pasiter dan Danramil nikmati hidangan rolasan.

 Hasyim yang menjadi Ketua RW di kampung sini, mengaku sejak kecil sampai sekarang, Desa Candirejo belum pernah digelar TMMD. Masyarakat di sini sangat senang dan menyambut baik. Dengan TMMD ini bisa membawa motivasi warga untuk giat bekerja.

“TMMD ini bukti TNI dan rakyat manunggal, agenda TMMD ini juga bagian dari bela negara, pengabdian bagi negeri. Terus terang kami senang desa kami jadi lokasi TMMD dan setahu saya belum pernah ada TMMD di kampung ini,” ujar Hasyim.

Dalam pembukaan TMMD ini akan diwarnai dengan tari gambyong, pameran produk lokal warga Candirejo dan lainnya. Ikut apel nanti ada TNI/Polri, Dishub, Satpol PP, Linmas, Banser NU, Kokam, Senkom, PKK, Karang Taruna, siswa SMPN 1 Ngawen, siswa SD, dan elemen lainnya. (Advertorial)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *