Umbul Brintik Malangjiwan, Lokasi Alternatif untuk Terapi Kesehatan

KLATEN (kabarepiye.com) – Tampaknya keberadaan umbul Brintik yang ada di selatan Balai Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Klaten, tak pernah sepi dari pengunjung. Buktinya, Senin siang, 19 Maret 2018, ada puluhan warga sedang mandi berendam di umbul ini untuk terapi kesehatan.

Seperti Mbah Endang (68 th), warga Pondok Mulyo, Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, yang rutin seminggu dua kali berendam di umbul ini dengan senang hati. Dari tim dokter, Endang dinyatakan sakit tulang ekor dan salah satu alternatifnya harus terapi air di umbul Brintik ini.

Endang ini seminggu dua kali berendam di umbul Brintik ini. Efeknya setelah berendam sangat terasa dan air umbul ini bagus untuk terapi air. Kepada wartawan, Endang mengusulkan, agar pengelola umbul Brintik ini, itu kamar mandi harusnya dibuat mendatar saja lantainya.

Mbah Endang dari Gergunung, Klaten Utara, rutin berendan terapi air di umbul Brintik ini.

“Sebab sering kejadian warga yang sedang terapi di sini terjatih di kamar mandi karena lantainya yang dalam. Bahaya sekali jika yang terjatuh itu menderita stroke. Tolong diperbaiki dan pancuran air di dalam kamar mandi juga distel yang atas, bisa mancur dan diatur,” ujar Mbah Endang.

Usulan warga ini kebetulan juga didengar Sekretaris Kecamatan Klaten Utara Tri Harjanta SIP dan akan segera disampaikan ke pihak pengelola umbul. Tri Harjanta juga mengakui, kalau kamar mandi dengan lantai dalam atau legok 15-20-an cm, bisa membahayakan warga yang menderita stroke yang sedang terapi air umbul ini.

Sekcam Tri Harjanta juga mendengar kalau banyak warga meminta sarana prasana ditambah, seperti tempat ganti baju ditambah, tempat duduk untuk santai-santai di pinggir umbul juga bisa ditambah, serta pancuran air di kamar mandi bisa di atas kepala yang mudah distel. Para warga yang datang juga merasa nyaman dan enjoy dengan fasilitas yang mencukupi.

Baik hari libur atau jam kantoran, umbul Brintik tak pernah sepi dari pengunjug.

“Informasi dari pengelola, tampaknya tiada hari sepi umbul Brintik ini dan banyak yang membuktikan kalau air umbul di sini sangat bagus kadar air dibandingkan umbul lainnya. Jadi sudah sewajarnya jika sarana prasarana pendukung diperbaiki dengan bertahap. Kamar mandi bisa ditambah dan lantainya dibikin datar, tidak jeglok,” ungkap Tri Harjanta.

Jumlah pengunjung di hari libur, sekitar 1300-1500 orang yang datang dari berbagai daerah. Sedang hari-hari biasa, setidaknya ada 300-500 orang yang datang berenang atau berendam di umbul ini. Kalau pagi, warga luar daerah banyak yang datang sekitar pukul 04.00 WIB dan kualitas airnya lebih bagus dibandingkan siang hari.

Bagi masyarakat yang ingin singgah, uang tiket masuknya Rp3 ribu, parkir sepeda motor Rp2 ribu, parkir mobil Rp5 ribu, dan penitipan barang Rp3 ribu. Umbul Brintik ini telah menjadi icon tersendiri bagi Klaten dan namanya sudah terkenal, tak kalah dengan umbul Ponggok, Polanharjo. Ingat, PH umbul Brintik ini informasinya sangat tinggi dan bagus untuk kesehatan. (dulkim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *